Miftakhul Ulum merupakan mahasiswa program studi S1 Manajemen Angkatan 2021 yang sekarang masuk semester 3 akan mengikuti MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dengan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka atau terkenal dengan singkatan PMM (https://program-pmm.id/). PMM merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbudristek yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggunakan hak belajarnya di luar Program Studi (Prodi) dan di luar Perguruan Tinggi (PT) asal. Program ini di laksanakan selama 6 (enam) bulan di perguruan penerima. Selain itu mahasiswa dianjurkan untuk memilih PT diluar pulau dengan tujuan agar peserta PMM mengenal lebih jauh tentang kebudayaan di luar pulaunya. Alhamdulillah Miftakhul Ulum lolos dan diterima di Universitas Sriwijaya Palembang yang notabene merupakan kampus terluas di Asia Tenggara.
Program ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, antara lain:
- Mendapat pengalaman baru terkait nilai-nilai keberagaman suku, agama, kepercayaan, kebudayaan, dan bahasa;
- Mendapat kesempatan untuk merefleksikan nilai kebangsaan dan kebinekaan yang dialaminya menjadi bagian dari sudut pandang dalam memahami kondisi riil yang ditemuinya sehari-hari;
- Mendapat kesempatan mengambil pilihan mata kuliah di luar program studinya;
- Memperluas, memperdalam, dan memperkaya pengetahuan akademiknya.
Adapun pelaksanaan Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini akan dimulai bulan Agustus hingga Desember 2022, yang keberangkatannya InsyaAllah pada Agustus 2022. Sebelum pemberangkatan ke PT penerima, mahasiswa yang dinyatakan lolos, akan menjalani proses pembekalan Pertukaran Mahasiswa dari cara mengambil Satuan Kredit Semester (SKS), pendanaan, administrasi hingga perkuliahan. Setelah mengikuti kegiatan, semua nilai dari kegiatan ini akan di konversikan ke dalam nilai akademik sebanyak 20 SKS dengan rincian 4 SKS wajib yaitu modul nusantara dan 16 SKS mata kuliah di PT Penerima.
Siang ini Miftakhul Ulum (20 tahun) menyatakan tentang hal-hal yang ia persiapkan untuk mengikuti PMM “Saya menyiapkan mental, surat menyurat, restu dari orang tua dan dosen, hingga peralatan yang akan saya bawa ke Palembang. Tidak lupa saya ucapan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan dan restu yang diberikan kepada saya, kepada Bapak R.M. Mahrus Alie, S.Sos., M.M yang telah mengarahkan perihal program ini, serta Kaprodi sekaligus Dosen wali saya, Ibu Adita Nafisa, S.E., M.M yang turut membantu dan yang sering kali mengingatkan saya tentang segala hal, Staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ibu Imalatul Hidayah, S.Kom dan semua pihak yang telah membantu saya untuk menuju program ini.”
Kegiatan PMM yang pertama kali diikuti oleh mahasiswa manajemen S1 UNIRA Malang ini, semoga menjadi motivasi khususnya bagi mahasiswa prodi manajemen UNIRA Malang. Kami Doakan Miftakhul Ulum lancar dalam menjalankan kegiatan PMM dan kembali membawa pengalaman yang dapat ditularkan kepada keluarga besar manajemen UNIRA Malang. Manajemen JAYA JAYA JAYA.
h –>
Miftakhul Ulum merupakan mahasiswa program studi S1 Manajemen Angkatan 2021 yang sekarang masuk semester 3 akan mengikuti MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dengan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka atau terkenal dengan singkatan PMM (https://program-pmm.id/). PMM merupakan salah satu program unggulan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbudristek yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggunakan hak belajarnya di luar Program Studi (Prodi) dan di luar Perguruan Tinggi (PT) asal. Program ini di laksanakan selama 6 (enam) bulan di perguruan penerima. Selain itu mahasiswa dianjurkan untuk memilih PT diluar pulau dengan tujuan agar peserta PMM mengenal lebih jauh tentang kebudayaan di luar pulaunya. Alhamdulillah Miftakhul Ulum lolos dan diterima di Universitas Sriwijaya Palembang yang notabene merupakan kampus terluas di Asia Tenggara.
Program ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, antara lain:
- Mendapat pengalaman baru terkait nilai-nilai keberagaman suku, agama, kepercayaan, kebudayaan, dan bahasa;
- Mendapat kesempatan untuk merefleksikan nilai kebangsaan dan kebinekaan yang dialaminya menjadi bagian dari sudut pandang dalam memahami kondisi riil yang ditemuinya sehari-hari;
- Mendapat kesempatan mengambil pilihan mata kuliah di luar program studinya;
- Memperluas, memperdalam, dan memperkaya pengetahuan akademiknya.
Adapun pelaksanaan Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini akan dimulai bulan Agustus hingga Desember 2022, yang keberangkatannya InsyaAllah pada Agustus 2022. Sebelum pemberangkatan ke PT penerima, mahasiswa yang dinyatakan lolos, akan menjalani proses pembekalan Pertukaran Mahasiswa dari cara mengambil Satuan Kredit Semester (SKS), pendanaan, administrasi hingga perkuliahan. Setelah mengikuti kegiatan, semua nilai dari kegiatan ini akan di konversikan ke dalam nilai akademik sebanyak 20 SKS dengan rincian 4 SKS wajib yaitu modul nusantara dan 16 SKS mata kuliah di PT Penerima.
Siang ini Miftakhul Ulum (20 tahun) menyatakan tentang hal-hal yang ia persiapkan untuk mengikuti PMM “Saya menyiapkan mental, surat menyurat, restu dari orang tua dan dosen, hingga peralatan yang akan saya bawa ke Palembang. Tidak lupa saya ucapan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan dan restu yang diberikan kepada saya, kepada Bapak R.M. Mahrus Alie, S.Sos., M.M yang telah mengarahkan perihal program ini, serta Kaprodi sekaligus Dosen wali saya, Ibu Adita Nafisa, S.E., M.M yang turut membantu dan yang sering kali mengingatkan saya tentang segala hal, Staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ibu Imalatul Hidayah, S.Kom dan semua pihak yang telah membantu saya untuk menuju program ini.”
Kegiatan PMM yang pertama kali diikuti oleh mahasiswa manajemen S1 UNIRA Malang ini, semoga menjadi motivasi khususnya bagi mahasiswa prodi manajemen UNIRA Malang. Kami Doakan Miftakhul Ulum lancar dalam menjalankan kegiatan PMM dan kembali membawa pengalaman yang dapat ditularkan kepada keluarga besar manajemen UNIRA Malang. Manajemen JAYA JAYA JAYA.